biografi iron maiden


Dirilisnya album konser berformat dobel kaset/cd berjudul ‘Death On The Road’ menandai 30 tahun perjalanan karir Iron Maiden. Di usia yang sangat matang tersebut, iron maiden masih tercatat sebagai salah satu pelopor heavy metal yang paling solid hingga saat ini. Bahkan bisa dibilang, kini formasi mereka merupakan yang terdahsyat. Karena diperkuat tiga gitaris sekaligus, yakni Adrian smith, Dave murray, Janick gers. ‘Death on the road’ sendiri antara lain menyuguhkan lagu lagu terbaik iron maiden seperti, ‘The Number Of The Beast’, ‘Hallowed Be Thy Name’, ‘Run To The Hills’, hingga ‘Fear Of The Dark’.

London, inggris, bulan mei 1976, sejarah Iron Maiden dimulai di tengah wabah punk rock yang menggila. Tapi seorang pemuda bernama Steve Harris yang tadinya berambisi untuk menjadi pemain sepak bola merasa tertantang untuk mempertahankan eksistensi musik Heavy Metal. Steve yang saat itu sudah tercatat sebagai basis di band pub bernama smiler akhirnya mengajak Dave Murray untuk mendirikan band baru. Sejak awal nama Iron Maiden langsung tercetus sebagai nama band. Keduanya lantas mengajak vokalis Paul Di’Anno serta drummer Doug Sampson bergabung.

Masih di bulan yang sama, Iron Maiden langsung unjuk gigi untuk pertma kalinya di depan pengunjung Cart & Horses Pub, yang berlokasi di kawasan Stralford, Leytonstone, London. Setelah itu, mereka makin sering tampil di bebrapa event lokal sambil mengumpulkan materi lagu ciptaan sendiri. Tpi setelah dua tahun bergeriliya, barulah Iron Maiden bisa merilis album mini yang berisi demo lagu ‘Iron Maiden’, ‘Strange World’ dan prowler’. Lewat tiga lagu inilah, Iron Maiden mulai mendapat perhatian luas sebagai pengusung  rock corak baru yang terdengar lebih lantang pada saat itu.

Bulan mei 1979, Iron Maiden diundang tampil di ajang ‘Heavy Metal Crusade’ Oleh seorang wartawan bernama Geoff Barton(sekarang editor majah Kerrang!), penampilan Iron Maiden di situ disebutnya sebagai konser pertama dari sebuah band pengusung ‘New Wave Of British Heavy Metal’. Setelah merekrut gitaris tambahan , yakni Tony Parsons pada bulan November dan merekam dua lagu baru untuk album kompilasi berjudul ‘Metal For Muthans’(rilisan EMI), Iron Maiden pun dipinang label EMI.

Pergantian personel mulai terjadi ketika Iron Maiden justru sedang menyiapakan materi untuk album pertama. Pad
a bulan januari 1980 Tony Parsons cabut dan langsung digantikan oleh Dennis Stratton, bekas gitaris Reemus Down Boulevard.kemudian Doug Sampsons juga menyusul Tony dengan alasan kesehatan terganggu. Drammer baru bernama Clive Burr kemudian masuk menempati posisi Doug. Formasi inilah yang menggarap single ‘Running Free’ yang diliris pada bulan februari dan berhasil menempati posisi ke-34 di Inggris

Album debut yang juga berjudul ‘Iron Maiden’ akhirnya dirilis oleh EMI pada tanggal 26 april 1980 dan langsung melesat ke posisi keempat di deretan album terlaris di Inggris. Di album yang juga melejitkan single ‘Sanctuary’ ini pula untuk pertama kalinya Eddie (boneka tengkorak) diperkenalkan sebagai maskot dari Iron Maiden.Untuk mempromosikan album terebut, Iron Maiden melakukan serangkaian konser, antara lain bersanding dengan Judast Priest di Inggris dan mendampingi Kiss di tur Eropa. Bulan oktober, gitaris Dennis Strattton hengkang dari Iron Maiden. Ia lalu digantikan oleh Adrian Smith, yang sebelumnya tergabung di band Urchin.

Babak baru dalam karir bermusik Iron Maiden dimulai ketika Bruce Dickinson, mantan vokalis Samson bergabung. Tepatnya pada bulan oktober1981. Bruce direkrut setelah Paul Di;Anno menyatakan mengundurkan diri dan konsentrasi dengan bandnya sendiri Lone Wolf & Battlezone. Pengundurannya itu disampaikan setelah Paul dan Iron Maiden menjalani “The Killer World Tour” di 15 negara untuk promosi album ‘Killer’ yang dirilis pada bulan februari 1981, Paul membentuk Band baru bernama Killers.

Bruce adalah seorang pemuda terpelajar, seorang sarjana dan sempat menjalani profesi sebagai prajurit infantry di kemiliteran. Usai merampungkan studinya di bidang sejarah di Queen Mary College,London 1981, Bruce lantas resmi menjadi vokalis utama Iron Maiden. Bulan berikutnya, Bruce tampil untuk pertama kalinya bersama iron maiden di depan public. Dan bulan fubruari tahun berikutnya, Bruce sudah menlanglang buana dalam paket tur”Beast On The Road” yang menghabiskan jadwal manggung sebanyak 179 tempat di 16 negara. Tur tersebut berlangsung selama 11 bulan dan berakhir di Niggata, Jepang.

Selama mereka menghabiskan jadwal tur, salah satu single yang berjudul ‘Run To The Hill’(dari album terbaru Iron Maiden, ‘The Number Of The Beast’, April 1982) melejit hingga anak tangga ke tujuh di Inggris. Video lagu itu juga menjadi lagu pertama Iron Maiden yang di tayangkan di MTV Amerika. Album sendiri, ‘The Number Of The Beast’ yang diproduseri Martin Birch melesat dengan cepat di Inggris dan langsung menjadi album terlaris saat dirilis. Di Amerika Cuma bisa mencapai posisi ke-33, tapi mampu bertahan di chart selama 65 minggu.

Berkat kesuksesan ‘The Number Of The Beast’ pintu untuk melebarkan sayap di Amerika pun terbentang di hadapan Iron Maiden. Lewat tur berjudul ‘Beast On The Road’ Bruce dkk menyambangi daratan Amerika selama enam bulan. Dimulai di Flint ,Michigan pada bulan oktober di Rochester, New York. Di tempat ini akibat kebanyakan melakukan headbang, Bruce terpaksa harus mengenakan penyangga leher saat mangung.

Awal tahun 1983, pergantian personil terjadi lagi di tubuh Iron Maiden. Kali ini giliran drummer Clive Burr yang cabut. Posisinya langsung digantikan oleh Nicko McBrain, drammer StreetWalker and Trust, band prancis yang sempat menjadi band pembuka Iron Maiden tahun 1981. Dengan dukungan Nicko McBrain, Iron Maiden merilis album ‘Piece Of MInd’ pada bulan mei dan melejit single ‘Fight Of Icarus’, ‘The Trooper’, dan ‘2 Minutes To Midnight’. Oleh majalah Kerrang!, album ‘Piece Of mind’ dan ‘Number Of The Beast’ sebagai album heavy metal paling popular sepanjang masa.

Hari hari selanjutnya diisi para personil Iron Maiden dengan serangkaian tur ynag cukup melelahkan, di antaranya  “World Slavery” yang menghabiskan 200 jadwal manggung. Begitu juga di antara jeda perilisan album ‘Powerslave’ (November 1984), album konser bertajuk ’Life ater Death’ (oktober 1985), ‘Somewhere In Time Son’ (april 1988), tanggal 4 desember 1988, Iron Maiden menjadi salah satu penampil di festival bergengsi “Monster Of Rock”, berbagi panggung dengan Kiss, Antrhax, David Lee Roth, Great White dan Helloween.

Setahun selanjutnya, tepatnya 30 desember 1989, Bruce Dickinson diundang untuk berkolaborasi dengan Ian Gillan (Deep Purple), Brian May (Queen), dan Robert Plant (Led Zeppelin) untuk tampil di “Rock Aid Armenia” dan mendaur ulang lagu Anthem milik Deep Purple , ‘Smoke On The Water’. Hasil dari proyek ini kemudian disumbangkan untk korban gempa yang terjadi di Armenia.

Gitaris Adrian Smith hengkang lalu digantikan Jnick Gers, lalu Bruce pun cabut meninggalkan Iron Maiden, lalu posisinya digantikan oleh Blaze Bayley. Lalu Blaze Bayley cabut dari Iron Maiden, beberapa bulan setelah Blaze cabut dari formasi Iron Maiden, nasib baik mulai menghampiri band ini lagi. Karena Bruce Dickinson tiba tiba menyatakan bersedia kembali bergabung.  Bukan Cuma itu kejutan yang terjadi. Dalam waktu yang bersamaan, gitaris Adrian Smith juga mengikuti jejak Bruce. Formasi klasik Iron Maiden pun terulang. Dan uniknya, Iron Maiden juga tetap diperkuat oleh Janick Gers, gitaris yang dulu mengantikan posisi Adrian Smith. Dengan memboyonh tiga gitaris sekaligus , Iron Maiden menggelar tur reuni keliling dunia.

Buat bassis Steve Harris, kembalinya Bruce dan Adrian merupakan keuntungan besar buat Iron Maiden. “Paling tidak, kehadiran keduanya membawa semangat baru di tubuh Iron Maiden. Rasanya begitu menyenangkan dan alami. Kami agak grogi pada awal manggung, tapi selebihnya menyenangkan dan terasa mengasyikan”.

Perasaan yang sama juga terungkap dari Dave Murray. “Begitu Burce mulai bernyanyi dan Adrian memainkan gitarnya, kami yakin semuanya akan berlangsung lancar”, cetusnya meyakinkan.

Tentang formasi tiga gitaris itu sendiri, buat Steve, tak mendatangkan masalah secara teknis sama sekali. Karena di era awal Iron Maiden, mereka sebenarnya sudah sering menerapkan itu saat rekaman. “Kami hanya merekam tiga permainan solo sekaligus dan hanya menempatkan satu di antaranya di depan. Kami benar benar bisa melakukannya sekarang. Sebuah efek yang keren, terdengar sangat bagus.

“Kini kami benar benar bisa menggabungkan tiga permainan harmoni gitar sekaligus. Dulu, teknik ini sering kami tinggalkan karena kami tak bisa menerapkannya di panggung. Sekarang terdengar jauh lebih menarik dan lebih berat, “ ujar Dave menambahkan.

Tahun 2000. Iron Maiden merilis album pertamanya denagn formasi tiga gitaris berjudul ‘Brave New World’. Beberapa pengamat menilai, garapan musik Iron Maiden kali ini dianggap lebih progressive metal. Durasi musik lebih panjang dengan lirik yang memadukan tema ‘gelap’ serta muatan kritikan sosial. Sambutan terhadap album ini terbilang luar biasa. Pangsa pendengarnya melebar dan bahka disebut sebut sebagai album terbaik Iron Maiden sepanjang satu decade terakhir.

Usai merampungkan tur dunia pada januari 2001 lewat penampilan panggung “Rock In Rio”, Iron Maiden kembali melanjutkan konsep progresifnya lewat album ‘Dance Of The Death’

Yang dirilis dua tahun kemudian. Kendati penjualannya menembus platinum, namun banyak penggemar Iron Maiden masih tetap mengunggulkan ‘Brave New World’ dari segi kreatifitas. Mereka menyetarakannya dengan album ‘Sevent Son Of A Seven Son’.

Memasuki tahun 2005, Iron Maiden merayakan 25 tahun perjalanan karir mereka yang dihitung dari perilidan album pertama  dengan menggelar tur duia. Selain merilis album live berjudul ‘Death On The Road’, Bruce dkk juga merilis dvd bertajuk ‘The Early Years’ yang memotret kiprah mereka sejak tahun 1975 hingga 1085. Tahun 2006 , Iron Maiden kembali merilis album berjudul ‘A Matter Of Live And Death’ yang (lagi lagi) diikuti pula dengan tur dunia.

Band new wave of british heavy metal ini akan menggelar konser di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, tanggal 17 Februari mendatang.

4 hari kemudian, mereka akan tampil di Jimbaran, Bali. Yang menarik, selama konser di Indonesia, Iron Maiden tampil dengan formasi lengkap, yakni Bruce Dickinson, Dave Murray, Adrian Smith, Jannick Gers, Steve Harris, dan Nica McBrain.

“Iron Maiden bawa pesawat sendiri, di pesawat itu bawa kargo sendiri. Belum ada di belahan dunia mana pun, super grup band seperti itu show bawa pesawat sendiri,” kata Tommy Pratama, promotor Iron Maiden, di Jakarta, Sabtu (12/2).

Untuk konser di Jakarta, dari 25.000 tiket telah terjual 70 %. Dan pada ajang grammy award iron maiden berhasil menyabet satu nomor yaitu best metal performance di lagu eldorado pada album the final frontier.

download album the final frontier

 

 


About this entry